ARSITEKTUR! Alasan Kuliah Jurusan Arsitektur
jika kita menanyakan pada orang awam, kebanyakan dari mereka akan mengatakan bahwa arsitek adalah seorang perancang bangunan.
namun sebenarnya lingkup kerja seorang arsitek lebih luas, ia bisa mendesain interior ruangan, kompleks perumahan, bahkan perkotaan dan regional.
kalo dilihat dari arti katanya, "Arsitek" berasal dari Latin architectus, dan dari bahasa Yunani: architekton (master pembangun), arkhi (ketua) + tekton (pembangun, tukang kayu).
jadi bisa diartikan bahwa arsitek adalah ahli rancang bangun, bukan hanya sebagai perancang sebuah bangunan tunggal.
kalo di lapangan, arsitek bertugas sebagai tangan kanan pemilik/pemberi proyek untuk merancang dan mengawasi kontraktor agar pembangunan berjalan sesuai rencana.
namun sebenarnya lingkup kerja seorang arsitek lebih luas, ia bisa mendesain interior ruangan, kompleks perumahan, bahkan perkotaan dan regional.
kalo dilihat dari arti katanya, "Arsitek" berasal dari Latin architectus, dan dari bahasa Yunani: architekton (master pembangun), arkhi (ketua) + tekton (pembangun, tukang kayu).
jadi bisa diartikan bahwa arsitek adalah ahli rancang bangun, bukan hanya sebagai perancang sebuah bangunan tunggal.
kalo di lapangan, arsitek bertugas sebagai tangan kanan pemilik/pemberi proyek untuk merancang dan mengawasi kontraktor agar pembangunan berjalan sesuai rencana.
Selain untuk pekerjaan dan tentunya masa depan anda, banyak keuntungan lain terkait kehidupan sehari-hari yang bisa didapat. Berikut beberapa hal positif yang bisa anda dapatkan saat kuliah di jurusan arsitektur:
1. Keren
Jika ada yang bertanya anda kuliah jurusan apa, kemudian anda menjawab "arsitektur", lihatlah tanggapan mereka kebanyakan yaitu; "wah, hebat!" atau "keren!" atau "jago gambar ya?". Hmm, tak dapat dipungkiri lagi, arsitek memang keren.
2. Jadi jago gambar
Pastinya semua yang kuliah di arsitektur akan merasakan hal ini (bahkan bagi anda yang kurang mahir menggambar sekalipun). Keahlian menggambar anda akan meningkat perlahan, terutama saat baru masuk kuliah karena telah disediakan pelajaran untuk itu
3. Selalu terencana
Kuliah di arsitektur akan membentuk anda sebagai seorang perencana dan perancang. Nah, tanpa disadari hal ini membuat anda semakin bisa mengatur kegiatan sehari-hari, bahkan rencana kedepan. Walaupun terkadang kitalah yang mengabaikan rencana itu sendiri.
4. Pantang menyerah
Saat kuliah di arsitektur, anda akan diuji dengan tugas - tugas yang menguras otak dan fisik tiap semester. Di akhir semester, anda akan melihat bahwa apa yang tampaknya susah ternyata dapat anda lewati. Hal ini membuat anda semakin "kuat" setiap semester, yang menjadikan anda tahan uji dan pantang menyerah terhadap berbagai masalah.
4. Lebih menghargai
Setelah mengetahui susahnya membuat sebuah karya/tugas, anda akan mulai lebih menghargai karya-karya orang lain/ tugas teman-teman anda. Tentunya hal ini juga akan menguatkan kekerabatan kalian. Dalam kehidupan normal, anda akan lebih menghargai/menghormati orang lain daripada sebelumnya
1. Keren
Jika ada yang bertanya anda kuliah jurusan apa, kemudian anda menjawab "arsitektur", lihatlah tanggapan mereka kebanyakan yaitu; "wah, hebat!" atau "keren!" atau "jago gambar ya?". Hmm, tak dapat dipungkiri lagi, arsitek memang keren.
2. Jadi jago gambar
Pastinya semua yang kuliah di arsitektur akan merasakan hal ini (bahkan bagi anda yang kurang mahir menggambar sekalipun). Keahlian menggambar anda akan meningkat perlahan, terutama saat baru masuk kuliah karena telah disediakan pelajaran untuk itu
3. Selalu terencana
Kuliah di arsitektur akan membentuk anda sebagai seorang perencana dan perancang. Nah, tanpa disadari hal ini membuat anda semakin bisa mengatur kegiatan sehari-hari, bahkan rencana kedepan. Walaupun terkadang kitalah yang mengabaikan rencana itu sendiri.
4. Pantang menyerah
Saat kuliah di arsitektur, anda akan diuji dengan tugas - tugas yang menguras otak dan fisik tiap semester. Di akhir semester, anda akan melihat bahwa apa yang tampaknya susah ternyata dapat anda lewati. Hal ini membuat anda semakin "kuat" setiap semester, yang menjadikan anda tahan uji dan pantang menyerah terhadap berbagai masalah.
4. Lebih menghargai
Setelah mengetahui susahnya membuat sebuah karya/tugas, anda akan mulai lebih menghargai karya-karya orang lain/ tugas teman-teman anda. Tentunya hal ini juga akan menguatkan kekerabatan kalian. Dalam kehidupan normal, anda akan lebih menghargai/menghormati orang lain daripada sebelumnya
baiklah.. anda tertarik menjadi seorang arsitek?
Berikut beberapa hal/tips yang mungkin dapat memberikan pandangan tentang dunia arsitektur:
1. Tempat kuliah
Usahakan anda memilih universitas dengan akreditasi fakultas tertinggi di daerah anda tinggal/tujuan. lebih tinggi lebih baik, karena fasilitas lebih lengkap dan pengajarnya pasti lebih ahli. namun hal ini juga tergantung dari pribadi dan kemauan belajar masing-masing. (dan budget tentunya :)
2. Alat tempur
Untuk kuliah di arsitektur ada beberapa perlengkapan vital yang harus anda miliki seperti mistar panjang, mistar segitiga 45 dan 30 drajat, mistar mal(perabot), jangka, busur, pensil ukuran H, B, HB lengkap, penghapus, drawing pen 0,1/0,2 dst (rotring/snowman), spidol, pensil warna, tabung gambar, dll..
Nah untuk anda yang minatnya lebih ke komputerisasi, sisipkan budget untuk pc/laptop buat gambar.. Meskipun nantinya jarang dipakai di semester awal, karena awal2 lebih diutamakan gambar tangan manual, namun sangat berguna nanti di semester atas.
3. Rajin Pangkal Pandai
Walaupun anda berada di universitas terbaik namun anda malas, anda tidak akan maju. Jurusan arsitek sangat beda dengan jurusan yang lain. Disini praktek berjalan bersamaan dengan teori (bahkan terkadang lebih banyak prakteknya). Dan tugas adalah satu-satunya cara mengukur itu. Bahkan dari semester awal kita sudah diperhadapkan dengan kerumitan desain. Dibutuhkan ketekunan dan mental kuat untuk menghadapinya.
4. Banyak Menghayal
Pada dasarnya gambar hanya merupakan hasil dari ide pemikiran yang "dituangkan". Ide itu mahal, jadi banyak-banyaklah menghayal. Jangan dulu berpikir "gimana cara gambarnya?, gimana strukturnya?, tidak mungkin, aneh, susah, dll". Tidak ada yang tidak mungkin. Jika anda tidak bisa menjadi sempurna, jadilah unik.
Berikut beberapa hal/tips yang mungkin dapat memberikan pandangan tentang dunia arsitektur:
1. Tempat kuliah
Usahakan anda memilih universitas dengan akreditasi fakultas tertinggi di daerah anda tinggal/tujuan. lebih tinggi lebih baik, karena fasilitas lebih lengkap dan pengajarnya pasti lebih ahli. namun hal ini juga tergantung dari pribadi dan kemauan belajar masing-masing. (dan budget tentunya :)
2. Alat tempur
Untuk kuliah di arsitektur ada beberapa perlengkapan vital yang harus anda miliki seperti mistar panjang, mistar segitiga 45 dan 30 drajat, mistar mal(perabot), jangka, busur, pensil ukuran H, B, HB lengkap, penghapus, drawing pen 0,1/0,2 dst (rotring/snowman), spidol, pensil warna, tabung gambar, dll..
Nah untuk anda yang minatnya lebih ke komputerisasi, sisipkan budget untuk pc/laptop buat gambar.. Meskipun nantinya jarang dipakai di semester awal, karena awal2 lebih diutamakan gambar tangan manual, namun sangat berguna nanti di semester atas.
3. Rajin Pangkal Pandai
Walaupun anda berada di universitas terbaik namun anda malas, anda tidak akan maju. Jurusan arsitek sangat beda dengan jurusan yang lain. Disini praktek berjalan bersamaan dengan teori (bahkan terkadang lebih banyak prakteknya). Dan tugas adalah satu-satunya cara mengukur itu. Bahkan dari semester awal kita sudah diperhadapkan dengan kerumitan desain. Dibutuhkan ketekunan dan mental kuat untuk menghadapinya.
4. Banyak Menghayal
Pada dasarnya gambar hanya merupakan hasil dari ide pemikiran yang "dituangkan". Ide itu mahal, jadi banyak-banyaklah menghayal. Jangan dulu berpikir "gimana cara gambarnya?, gimana strukturnya?, tidak mungkin, aneh, susah, dll". Tidak ada yang tidak mungkin. Jika anda tidak bisa menjadi sempurna, jadilah unik.
(sumber: http://arsiteko8.blogspot.com)

0 comments: