UJUNG GENTENG: Surga yang Tersembunyi

Ada berbagai objek wisata alami nan indah di Ujung Genteng, Sukabumi. Anda dapat menjumpai berbagai pantai cantik, air terjun, penangkaran penyu hingga pembuatan gula aren. Cocok untuk tempat liburan di sekitar Jakarta dan Bandung.
Terletak di Sukabumi, Jawa barat, Ujung Genteng merupakan surga bagi pecinta pantai dan air terjun. Ujung Genteng dapat dicapai dengan kendaraan umum maupun pribadi. Untuk kendaraan umum, Anda dapat memulai dari Terminal Sukabumi dengan angkutan kota menuju Terminal Lembur Situ, lanjut dengan menaiki bus atau elf jurusan Surade dan naik angkot merah dengan jurusan Ujung Genteng. Perjalanan akan memakan waktu 3-4 jam.
Kekurangan infrastruktur di sini adalah jalan penghubung yang kurang terawat dan minimnya SPBU maupun toilet umum. Lebih disarankan untuk membawa kendaraan pribadi jika ingin menjelajah seluruh pantai alami di Ujung Genteng. Dihimpun detikTravel dari berbagai sumber, Kamis (15/8/2013) inilah beberapa objek wisata yang bisa didatangi di sana:
1. Pantai Pangumbahan
Hamparan pasir nan lembut di kaki adalah hal pertama yang menyambut ketika berkunjung ke pantai ini. Begitu luas, hingga anda sulit untuk menjelajahi satu ujung ke ujung lainnya. Pantai Pangumbahan tidak hanya indah, namun juga unik, terdapat tempat penangkaran penyu atau tukik di pantai ini.
Secara berkala dilakukan pelepasan tukik ke laut sebagai salah satu upaya perlindungan penyu. Apabila datang pada saat yang tepat, Anda dapat ikut berpartisipasi dalam pelepasan tukik ke laut.
Pantai Amanda Ratu dinamakan sesuai dengan villa Amanda Ratu. Pantai ini semakin indah dinikmati sembari mendengarkan deburan ombak yang menenangkan batin. Pantai ini juga sering disebut-sebut sebagai Tanah Lot versi Ujung Genteng. Karena pada tengah pantai terdapat sebuah pulau seperti yang terdapat di Tanah Lot.
3. Pantai Ombak Tujuh
Surfing atau berseluncur, merupakan salah satu kegiatan yang dicari apabila berkunjung ke sebuah pantai. Nama Ombak Tujuh sendiri tercipta karena ombaknya yang selalu berurutan tujuh dengan ukuran yang besar.
Terletak sekitar 15 KM dari Pangumbahan, dapat dicapai dengan ojek atau berjalan kaki selama 3-4 jam. Tarif ojek bervariasi dari Rp 150.000 hingga Rp 250.000, tergantung keahlian menawar. Pantainya sangat alami dengan karang-karang kecil.
4. Curug Cikaso
Di daerah Ujung Genteng juga terdapat sebuah air terjun yang tidak hanya indah, namun unik, Curug Cikaso namanya. Curug dalam bahasa Sunda merupakan istilah untuk air terjun, tapi di Curug Cikaso, tidak hanya terdapat satu air terjun, melainkan 3 air terjun yang terletak bersebelahan.
Letaknya sedikit berjauhan dari pantai, dapat dicapai dengan kendaraan pribadi maupun ojek, karena tidak ada kendaraan umum yang melewati tempat ini. Dari tempat parkir, anda dapat berjalan kaki atau membayar Rp 60.000 per rombongan untuk jasa perahu kecil menuju Curug Cikaso. Apabila beruntung, Anda dapat menyaksikan pelangi yang muncul dari cipratan air terjun. Sangat unik!
Ada harapan bahwa Ujung Genteng akan menjadi Bali yang baru atau lebih baik Lombok baru, tetapi dengan kunci untuk memastikan perusahaan tetap mempertahankan fokus terhadap situ Sebuah 95% diperkirakan pengunjung saat ini datang dari Jakarta setiap minggu asi alam dan pahala akan menjadi lebih populer sebagai kawasan wisata di masa depan.
Berkunjung ke Ujung Genteng mencari lingkungan yang baru dan alami juga mendapatkan jauh dari kehidupan kota yang sibuk. Resort lokal di sekitar Jakarta, Anyer, Ancol memiliki atraksi sendiri, namun mereka tidak alami. Jarkartans berpendidikan Semakin banyak yang memiliki kepentingan di Indonesia yang sebenarnya menemukan lebih dan lebih sulit untuk menemukan, Bali, Pulau Seribu, dan Lombok saat ini dalam daftar, tetapi semua komersialisme terlalu banyak hadir.
Ujung Genteng masih merupakan rahasia di Indonesia, (mutiara yang hilang, belum ditemukan). Karena semakin banyak orang menemukan daerah ini, dukungan semakin kita dapatkan unruk sebagai cagar alam.Penyu Beach sekarang pada standar untuk menarik pengunjung internasional, dan dalam minggu pertama telah dikunjungi wisatawan dari Italia, India. Australia, Inggris, Spanyol. Sekarang fitur pada beberapa sistem reservasi Hotel online internasional dan direkomendasikan oleh Agoda.com, Hotels.com dan tripadvisor.com pasti akan berarti bahwa tahun depan, kita akan melihat ledakan wisatawan internasional, yang ingin menemukan Indonesia yang belum diselidiki dan untuk melihat apa yang benar-benar mereka harapkan di Bali, kombinasi budaya Sunda lokal, musik, tari.
Meski masih lebih dari 6 jam dari Jakarta dan 5 dari Bandung, orang bersedia untuk datang untuk istirahat akhir pekan, tapi kami memperkirakan dalam waktu dekat istirahat dalam industri libur panjang. Spot selancar Ujung Genteng sudah populer sebagai salah satu resor selancar paling terkenal dan ekstrim di Indonesia, mereka mengatakan Bali adalah untuk amatir dan Genteng Ujung adalah untuk para profesional.

sumber: http://www.ujung-genteng.info
travel.detik.com
(dengan pengubahan seperlunya)




0 comments: